Beranda > Ilmu Psikologi, Jurnal Psikologi, Psikologi Anak, Tip & Trik > Kepribadian Anak Tergantung Bagaimana Orang Tua Mendidik

Kepribadian Anak Tergantung Bagaimana Orang Tua Mendidik

Dewasa ini kepribadian masyarakat sekitar tidak dapat dilihat hanya dari umur atau dari figure kedua orang tua mereka. Tapi kepribadian seseorang itu juga dapat terbentuk dari lingkungan sekitar dan juga dari pergaulan mereka, karena pergaulan dan lingkungan dimana seorang anak itu tinggal sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian mereka.
Oleh karena itu orang tua sebaiknya ikut memperhatikan pergaulan dari anak-anak mereka, apakah cara bergaul dari teman-teman mereka mempunyai pengaruh buruk atau baik bagi perkembangan kepribadian anak mereka. Dan juga dalam lingkungan dimana mereka tinggal, oleh karena itu bagi orang tua pandai-pandailah mengawasi anak-anak mereka walaupun mereka tinggal di kawasan yang berbahaya.

Dan sekarang masalah yang dihadapi adalah banyak orang tua yang tidak terlalu memperhatikan anak-anak mereka, karena mereka terlau mementingkan pekerjaan mereka. Karena mereka menganggap bahwa pekerjaan mereka adalah hal terpenting sebelum mengurus anak mereka. Padahal pada dasarnya semua itu tidak dapat membentuk kepribadian.

Dan sekarang penyelesaiannya adalah tergantung pada kemauan masing-masing orang tua terhadap pengawasan atas perkembangan kepribadian anak-anak mereka karena pada dasarnya semua hal yang ada dalam lingkungan,pergaulan,dan umur mereka itu berpengaruh pada perkembangan kepribadian mereka, jadi bagi orang tua pandai-pandailah memilah.

Artikel yang berkaitan :

  1. 21 Juni 2010 pukul 08:42

    Kepribadiaan orang tua akan sama dengan kepribadian dengan anaknya. Kepribadian ini diturunkan melalui pola pengasuhan. Kalau kepribadian orang tuanya baik maka kepribadian anaknya baik pula dan sebaliknya. Selain itu pengaruh lingkungan luar turut dalam perkembangan kepribadian si anak. Disinilah orang tua harus dapat memanfaatkan tempat mediasi yang baik kepada anak-anaknya yaitu keluarga. Awal mula perilaku individu terbentuk dari keluarga dan sisanya pengaruh lingkungan luar. Keluarga adalah tempat berkomunikasi internal atau eksternal, tempat mencurahkan segala masalah pada diri individu masing-masing. Membangun komunikasi yang baik dalam keluarga adalah hal yang utama. Maka dari itu bangunlah komunikasi positif dalam keluarga. Komunikasi positif ini akan mengantarkan gerbang pengasuhan anak yang baik dan perkembangan keluarganya.

  2. 21 Juni 2010 pukul 21:54

    Memang menjadi orang tua zaman sekarang harus pintar membaca situasi. Gak boleh sembarangan mendidik, salah asuh salah output. Apalagi kalau gak pernah ngasuh, itu lebih parah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: