Arsip

Archive for the ‘Psikologi Pendidikan’ Category

Bagian – Bagian dari Makalah

16 Januari 2013 1 komentar

Makalah merupakan salah satu bentuk karya ilmiah. Makalah merupakan suatu bentuk kajian tentang suatu masalah yang telah dibahas secara detai.

Dalam membuat makalah anda harus mengetahui bagian-bagian dari makalah tersebut. Bagian-bagian makalah itu yaitu:

1. Judul Makalah

2. Daftar Isi

3. Kata Pengantar

4. Latar Belakang

5. Kajian Teori

6. Pembahasan

7. Kesimpulan dan Saran

Nah dari beberapa bagian makalah tersebut harus anda ketahui bagaimana cara membuatnya. Sebagai bahan referensi salah satunya yaitu di bagian ke 3, bisa di lihat di Contoh Kata Pengantar Makalah. Jika anda masih kesulitan, ini saya juga ada Contoh Makalah yang bisa anda jadikan referensi.

Kesulitan Belajar Siswa

Kesulitan Belajar SiswaKesulitan Belajar Siswa

Belajar psikologi [dot] com. Tanda dari kesulitan belajar sangat bervariasi, tergantung dari usia pada saat itu. Sensitifitas atau kepekaan orang tua dan guru seringkali sangat membantu dalam deteksi dini. Orang tua atau guru yang melihat adanya kesenjangan yang konsisten antara kemampuan akademik anak dengan kemampuan rata-rata teman sekelasnya atau prestasi anak yang tidak kunjung meningkat walaupun pelajaran tambahan sudah diberikan, haruslah mulai berfikir apa yang sebenarnya terjadi dalam diri sang anak.

Apalagi jika disertai oleh beberapa Macam-macam Kesulitan Belajar di bawah ini :

Baca selengkapnya . . .

Biografi Abraham Maslow dan Teorinya

maslowAbraham Maslow adalah seorang psikolog terkenal yang teman bekerja pada psikologi humanistik telah melihat ketenaran menyebar ke berbagai mata pelajaran kemanusiaan seperti geografi dan demografi. Ia terutama terkenal dengan Hierarchy-nya ‘Kebutuhan.

Abraham Harold Maslow lahir pada 1 April 1908 di Brooklyn, New York . Maslow adalah anak sulung dari tujuh bersaudara yang lahir dari imigran Yahudi Rusia. Relatif tidak berpendidikan sendiri mereka melihat belajar sebagai kunci untuk anak-anak mereka berhasil di tanah air baru mereka. Dengan demikian semua anak-anak mereka didorong untuk belajar;

Baca Selengkapnya . . .

Tahapan Perkembangan Kepribadian

Tahap Perkembangan KepribadianBelajar psikologi [dot] com. Meskipun kepribadian seseorang itu relatif konstan, namun dalam kenyataannya sering ditemukan bahwa perubahan kepribadian  dapat dan mungkin terjadi, terutama dipengaruhi oleh faktor lingkungan dari pada faktor fisik.

Erikson dalam Nana Syaodih Sukmadinata, 2005 mengemukakan  tahapan perkembangan kepribadian dengan kecenderungan yang bipolar :

1.   Masa bayi (infancy) ditandai adanya kecenderungan trust mistrust. Perilaku bayi didasari oleh dorongan mempercayai atau tidak mempercayai orang-orang di sekitarnya. Dia sepenuhnya mempercayai orang tuanya, tetapi orang yang dianggap asing dia tidak akan mempercayainya.

Baca Selengkapnya . . .

Pengertian Psikologi Pendidikan

25 Oktober 2010 2 komentar

Psikologi PendidikanPsikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia belajar dalam pendidikan pengaturan, efektivitas intervensi pendidikan, psikologi pengajaran, dan psikologi sosial dari sekolah sebagai organisasi. Psikologi pendidikan berkaitan dengan bagaimana siswa belajar dan berkembang, dan sering terfokus pada sub kelompok seperti berbakat anak-anak dan mereka yang tunduk pada khusus penyandang cacat .

Menurut Muhibin Syah (2002), psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang menyelidiki masalah psikologis yang terjadi dalam dunia pendidikan. Sedangkan menurut  ensiklopedia amerika,

Baca Selengkapnya . . .

Related Post :

Metode Penelitian

Pengertian Metode Penelitian

Jenis metode penelitian

Pengertian Narkoba

Pendidikan Seksual Pada Remaja

4 Oktober 2010 1 komentar

perilaku seksual pada remajaSampai saat ini masalah seksualitas selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini dimungkinkan karena permasalahan seksual telah menjadi suatu hal yang sangat melekat pada diri manusia. Seksualitas tidak bisa dihindari oleh makhluk hidup, karena dengan seks makhluk hidup dapat terus bertahan menjaga kelestarian keturunannya.

Pada masa remaja rasa ingin tahu terhadap masalah  seksual sangat penting dalam pembentukan hubungan baru yang lebih matang dengan lawan jenis.  Padahal pada masa remaja informasi tentang masalah seksual sudah seharusnya mulai diberikan, agar remaja tidak mencari informasi dari orang lain atau dari sumber-sumber yang tidak jelas atau bahkan keliru sama sekali.

Baca Info tentang pengertian pendidikan atau anda bisa Baca selengkapnya di Pendidikan Seksual Remaja . . .

Resiliensi

10 Desember 2009 1 komentar

Daya lentur (resilience) merupakan istilah yang relatif baru dalam khasanah psikologi, terutama psikologi perkembangan. Paradigma resiliensi didasari oleh pandangan kontemporer yang muncul dari lapangan psikiatri, psikologi, dan sosiologi tentang bagaimana anak, remaja, dan orang dewasa sembuh dari kondisi stres, trauma dan resiko dalam kehidupan mereka (Deswita, 2006: 228).

Selanjutnya berpendapat bahwa:

Resiliensi adalah kemampuan atau kapasias insani yang dimiliki seseorang, kelompok atau masyarakat yang memungkinkan untuk menghadapi, mencegah, meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak-dampak yang merugikan dari kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan, atau bahkan merubah kondisi yang menyengsarakan menjadi suatu hal yang wajar untuk diatasi. yang sangat dibutuhkan dalam setiap orang.

Grotberg (1995: 10) menyatakan bahwa resilieni adalah kemampuan seseorang untuk menilai, mengatasi, dan meningkatkan diri ataupun mengubah dirinya dari keterpurukan atau kesengsaraan dalam hidup. Karena setiap orang itu pasti mengalami kesulitan ataupun sebuah masalah dan tidak ada seseorang yang hidup di dunia tanpa suatu masalah ataupun kesulitan. Hal senada diungkapkan oleh Reivich dan Shatte (1999: 26), bahwa resiliensi adalah kapasitas untuk merespon secara sehat dan produktif ketika menghadapi kesulitan atau trauma, dimana hal itu penting untuk mengelola tekanan hidup sehari-hari.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa resilience yaitu kapasitas individu untuk mengatasi, dan meningkatkan diri dari keterpurukan, dengan merespon secara sehat dan produktif untuk memperbaiki diri, sehingga mampu menghadapi dan mengatasi tekanan hidup sehari-hari.

Daftar Pustaka :

Deswita. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Grothberg, E. (1995). A Guide to Promoting Resilience in Children: Strengthening the Human Spirit. The Series Early Childhood Development : Practice and Reflections. Number8. The Hague : Benard van Leer Voundation.

Grothberg, E. (1999). Tapping Your Inner Strength, Oakland, CA : New Harbinger Publication, Inc.

Tulisan Yang Berhubungan :

Faktor-Faktor Resiliensi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 939 pengikut lainnya.