Daftar Isi


  1. baihaqi
    22 Mei 2010 pukul 14:23

    saya bukan memberikan komentar tapi bertanya tentang pengukuran tatistik untuk menentukan seseorang itu memiliki konsep diri positi dan konsep diri negatif.misalnya kita memberikan angket konsep diri kepada murid. kita ingin menegetahui siapa saja yg memiliki konep diri positif dan negatif. berapa jumlah skor yang dicapai eseorang sehingga dia bisa dikatakan memiliki konsep diri positif, dan berapa skor/nilai seseorang dikatakan memiliki konsep diri negatif. tolong jawabanya dikirim ke email saya ya.terimakasih

  2. susanti
    24 Mei 2010 pukul 12:14

    diperbanyak mengenai jurnal atau artikel mengenai kecanduan dan situs jejaring sosial.
    perpaduan keduanya,bagaimana dinamika bisa kecanduan situs jejaring sosial jg bagus utk menambah pengetahuan. karena pada era sekarang,banyak remaja yang berkecenderungan mengalami kecanduan situs jejaring sosial

  3. Khodijah
    1 Juli 2010 pukul 16:15

    Bertambah anak bertambah pula kesibukan apalagi kesibukanku dengan anak didikku. Ternyata semuanya tidak mudah menjadi orang tua sekaligus menjadi seorang pendidik, kalau cuma sekedar mengajar dan memerintah layaknya orang yang lebih tua itu mudah tapi menjadi seorang pendidik itu yang sulit, yang jelas saya yang harus memberikan contoh yang baik dan tidak bisa menyamakan cara mendidik anak dengan masa saya dulu karena zaman sudah berubah, yang penting aqidah dan akhlaknya yang dituju. Alhamdulillah ada artikel ini sehingga saya bisa lebih belajar lagi, Thank’s ya…. artikelnya aku copy..

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: